Rabu, 09 Oktober 2013

Ground

by Khayrurrijal

leave yourself behind in the dust
inhale the Air from Above
absorb it until you gone beyond
ask for Mercy,
to be back on the ground

Light Within

by Khayrurrijal

lit the light within
you will give light to the out world
burn the spirit within
you will burn the out world

Past

by Khayrurrijal

Remember the past
not with pain, if you gain something
Remember the past,
not with arrogance, if you see where it comes from
Remember the past,
with wisdom, courage, temperance, and justice

Future

by Khayrurrijal

The future is the most important
if you see the eternal life
The future is not important
if you see only shadows and dreams
The future is the looking of the past, that bring your mind to step in within the present, to the future

Self Heirs

by Khayrurrijal

Higher and higher
but remember the suffocating air
it is always the story
to be the truly self heirs

Peak

by Khayrurrijal

the one who seek
will find herself sick
not in a bad state
but to cleanse the self and go to higher peak

Straight

by Khayrurrijal

Step to the left
Step to the right
Do it in balance
You will go to the straight

Guide

by Khayrurrijal

Guide, guide, guide
surrounding them with knowledge and pride
to start a step by step
until run and by the wind they ride

Two Fold

by Khayrurrijal

hold the world in two fold
let it go to the good,
returned in thousands rain
let it go to the flood,
returned in one lightning end

The Life of Light

by Khayrurrijal

walk and walk and walk
following trace of the sky
hope to know beyond sight
hope to listen the life of light

Pusara Diri


oleh Khayrurrijal

Berkeliling atas pusara diri
Mati karena tak tahu diri
Menikmati fana hingga membunuh diri
Di nisannya bertulis,
"Jangan ikuti..."

Sukabumi, 23 Nopember 2010, 14.48

Puji dan Caci

oleh Khayrurrijal

jika sulit kau tanggung puji,
maka kembalikan pada yang sejati,
agar kau tahu diri
Jika sulit kau tanggung caci,
maka kembali pada yang Terpuji,
agar kau mampu memuji dan lapang hati

Permainan


oleh Khayrurrijal

Permainan karya insan bukan hidup sesungguhnya
Ia ada dilapis kedua dalam kehidupan untuk belajar
hadapi yang nyata
Prestasi di dunia itu tiada bermakna jika tanpa kesan pada sejatinya
Piala-piala dijejer di lemari kaca
Namun tiada membangun mental mengangkasa

Cimanggu, Sukabumi, 11 Desember 2010, 06.45 WIB

Pejalan Asing

oleh Khayrurrijal

Aku bagaikan pejalan asing
Menetap di sebuah tempat untuk istirahat
Lalu berjalan kembali dan dilupakan
Tiada jejak kehadiran
 
Membaca tanda jalan harus kulakukan
Diuji dan diuji pun datang bergantian
Tatkala renung berubah jadi senyum dan tangisan,
namun ku harus terus berjalan
Hingga ku kembali keharibaan

Nama dan Pemilik


oleh Khayrurrijal

Sebuah nama dimiliki pemiliknya
Dibatasi gambaran pemilik tentang dirinya
Ia dikenali karna batas
Batas hilang,
hilang nama dan pemiliknya

Cimanggu, Sukabumi, 15 Oktober 2010, 17.00

Nama dan Jati Diri


oleh Khayrurrijal

Jati diri tertuang dalam nama diri
Nama menyirat tugas dan tujuan
Perubahan tidaklah seharusnya membuat keterputusan
sebab kesatuan adalah yang diharapkan

Kabandungan, Sukabumi, 01 Oktober 2010, 08.38.

Menyelesai Soal Kehidupan


oleh Khayrurrijal

Menyelesai soal kehidupan
Mencari jawaban dengan mata tajam,
aku adalah tholib
Tatkala bertemu,
aku dipertemukan
Diukir dalam rumah luas ciptaan Sang Pendidik

Cimanggu, Sukabumi, 12 Desember 2010, 04.12 WIB

Mengenal Diri yang Sejati


oleh Khayrurrijal

Mengenal diri yang sejati
Lakukan dengan ketulusan hati
Mengenal diri yang hakiki
Lakukan dengan kesabaran diri

Walaupun kita sering melupakan
Jangan putus asa

Maafkan dirimu atas kesalahanmu
'Tuk sembuhkan jiwamu

Jangan engkau lupa ada batas usia
Jangan kau lupakan bahwa dirimu berbatas
Bersyukurlah

Menerbangkan Diri


oleh Khayrurrijal

menerbangkan diri dengan kata takut
terjatuhlah akibatnya
menerbangkan diri dengan kata harap
terjatuhlah akibatnya
terbangkan diri dengan takut dan harap
dengan takut,
harap tidak menjadi angan kosong
dengan harap,
takut tidak membuat tidak berbuat

kabandungan, sukabumi, 28 September 2010, 10.32 WIB

Membuat Pintu Diri


Oleh Khayrurrijal

Membuka pintu energi diri
buka sumbatan-sumbatan yang mungkin diciptakan sendiri
berani, bijak, sederhana, menjadi pengganti kelamnya
mengalir menuju diri..
melewati diri..
keluar diri..
kembali diri dan diri kembali

kabandungan, sukabumi, 28 September 2010, 09.53 WIB

Mata rahasia


oleh Khayrurrijal

Mata rahasia menampilkan sorot cahaya mencipta
Sampai dimanakah kita?
Dari huruf ta sampai pada huruf ya
Semoga selamat sampai ke alif

Cimanggu, Sukabumi, 04 Januari 2011, 14.15 WIB

Kesendirian


Oleh Khayrurrijal

Sendiri
Selalu teralami
Sendiri dan sendiri
Tanpa ditemani sepi

Sendiri bukanlah sepi
Karna sendiri berarti mencari dan menyadari
Sedang sepi
Terlelap dalam ilusi dan tidur abadi

Sendiri
Tak pernah kurasakan sepi
Karna nurani tak henti berucap
Untuk mengenyahkan ilusi

Dalam sendiri
Kuteukan banyak arti yang sulit kupahami
Jika ku dalam sepi
Dalam sendiri
Ku belajar menghargai seluruh potensi

Kerumunan pun tak ada beda dengan sepi
Jika di sana terhampar keterlelapan abadi
Tapi jika di sana ada mencari dan menyadari
Maka itu adalah sendiri

Dalam kesendirian
Ku sadari indahnya persahabatan
Ku resapi merekahnya kuncup persaudaraan
Ku dalami apa arti cinta yang murni

Tapi, dalam kesendiria
Juga ku sadari rugi
Rugi karna masa telah terlewati
Dan melindas habis masa lalu

Kusadari bahwa kinilah yang kumiliki
Bukan kemarin atau esok hari
Sendiri tetaplah ku sendiri
Tanpa ditemani sepi

Kehidupan


oleh Khayrurrijal

Kehidupan ini seperti dua bagian yang terpisah
Kehidupan ini akan berakhir pada bagian pertama
Kehidupan semestara terlalu dicari dan disenangi manusia
Kehidupan sementara telah disalahfungsikan
Kehidupan sementara adalah ladang bercocok tanam amal
Dan menuainya di kehidupan abadi
Apakah mereka lupa kan janji?
Kehidupan yang mereka cari dalam janji
Adalah kehidupan abadi

Forgive Me


oleh Khayrurrijal

Forgive me,
for me,
for you,
and for Me
Cause I am you,
you are me
Forgive me
  For your forgiveness is your acceptness
For giving is balancing the world
For giving and for take

Cimanggu, Sukabumi, 31 Oktober 2010, 13.04

Do Not Feel Bad


oleh Khayrurrijal

Do not feel bad
when you try to repair yourself
put sincerity, courage, wisdom, temperance,
and a nice smile
to the past and present, and what will reveal

Cimanggu, Sukabumi, 31 Oktober 2010, 12.54

Benci dan Alasan Berbuat Buruk


oleh Khayrurrijal

Jangan biarkan benci dan kecewa
hadirkan alasan berbuat buruk
Karena juga selalu ada alasan menjadi baik
Dan baik adalah kenyataan, sedangkan buruk hanyalah angan-angan
Baik itu adalah tuntutan dan buruk adalah kejadian
Mungkin kini tinggal pada persoalan sungguh-sungguh merasakan
dan berpihak pada yang baik.

Cimanggu, Sukabumi, 31 Oktober 2010, 13.31

Bangkit Kuat


oleh Khayrurrijal

Memalasku di dipan kamar
Sandar kepala pada bantal kusam
Aroma lembab menempel lekat
Inginku terlelap, sehat, dan bangkit kuat

Cimanggu, Sukabumi, 20 Desember 2010, 19.05 WIB

Adab


oleh Khayrurrijal

Adab adalah cerminan kebijaksanaan
Adab adalah awalan dan akhiran pendidikan
Adab ditetapkan dengan pandangan tajam kaum bijak
atau dengan Pesan dari Keabadian
Adab adalah wujud dari kemuliaan

Cimanggu, Sukabumi, 11 Desember 2010, 06.02 WIB

Terjangkau dan Menjangkau


oleh Khayrurrijal

Kini memang saatku tuk sembunyi
Dipalingkan dari memalingkan diri
Biarlah aku tak terjangkau
Biarlah aku yang menjangkau

Kabandungan, Sukabumi, 01 Oktober 2010, 07.09

Air Meminumku


oleh Khayrurrijal

Air meminumku
Meregang dan cair
Cair dalam cari
Menyesuai bentuk

Membersihkan dan dibersihkan
Mengelilingi dan menghanyutkan
Kotor, lalu menuju laut:
suci

Terik menarikku memasuki awan
Kendaraan dengan titah penciptaan
Menghidupkan bumi dengan tetumbuhan

Cimanggu, Sukabumi, 27 Februari 2011, 14.35 WIB

Akal dan Nafsu


oleh Khayrurrijal

Mengutus akal memerintah nafsu
Mengguna hujjah dan mencipta rasa
Menundukkan alasan dan angan binasa
Nafsu kan terantai dengan mulia

Cimanggu, Sukabumi, 20 Oktober 2010, 10.13

Akar


oleh Khayrurrijal

sebuah akar terpotong
Hidup nestapa dialami tanpa penolong
hujan tak membantu
Begitu pun pupuk

Akar adalah penghidupan
Dengannya dahan, daun, buah bertumbuh

Ia ingin kembali pada akarnya
Akar adalah sejatinya
Jika terpisah
Menderita dan binasa akan menimpa

Cimanggu, Sukabumi, 11 Nopember 2010, 10.27

Akhir Pembenci


oleh Khayrurrijal

Marah membakar insan
Menenggelamkannya dalam magma kebencian
Kata busuk memengapkan kebungkaman lisan
Meski letusan yang pasti kan terjadi,
menjadi akhir dunia pembenci

Cimanggu, Sukabumi, 9 Februari 2011, 05.20

Aku adalah Bayangan


oleh Khayrurrijal

Aku adalah bayangan
tapi tak ada di sini,
tak menemani
tak hidup, tak mati

Kabandungan, Sukabumi, 01 Oktober 2010, 10.21

Aku Malu


oleh Khayrurrijal

Aku malu
Meski mereka tak tahu
Atau mereka tahu
Meski hanya dalam benakku

Keburukan masih disembunyikan
Ia masih beri kesempatan
Menuju kebaikan dan perbaikan
Beri ku kekuatan

Cimanggu, Sukabumi, 25 Nopember 2010, 05.36

Aku Masih Merenung


oleh Khayrurrijal

Aku masih merenung
Melihat batasku dan orang lain
agar kisah suram berubah terang
kata dan tindakan berkesesuaian
pesan tersampaikan

Kabandungan, Sukabumi, 01 Oktober 2010, 10.53

Alam Kedap


oleh Khayrurrijal

Menggali kuburan sendiri
Diri tertutup tanah
dan batu sihir-keji
Pengap dan gelap
Berteriak-teriak di alam kedap

Cimanggu, Sukabumi, 8 Februari 2011, 19.16

Alam Singgasana


oleh Khayrurrijal

Saat menyibak tirai diri
terpanaku menatap mentari di alam singgasana
gelap diterangi
lesu dipanasi
aku rasa merekah kembali

kabandungan, sukabumi, 28 September 2010, 06.39 WIB

Alat


oleh Khayrurrijal

Alat memiliki fungsi
penuhi
jaga hingga kembali
Temuilah bahagia sejati

Cimanggu, Sukabumi, 10 Desember 2010, 13.53 WIB

Alir Mengalir


oleh Khayrurrijal

alir mengalir menuju hilir
lalu kembali menghulu
menjadi kisah klasik dan mendatang bagi bayang-bayang
hilir mudik,
diri dipinjamkan dan dipulangkan kembali

aliran tak terbendung
hanya ada salur dan cegah
itu berarti pengembalian

tahan aliran tuk diri sendiri kan merusak
pun mengarahkannya
ke tempat sejatilah
harmonis akan tercipta
diri kan dipenuhi bahagia

Cimanggu, sukabumi, 9 nopember 2010, 08.49

Amanat


oleh Khayrurrijal

Mendidik tuk merawat
Lebih sulit dari hanya beri amanat
mudah diberi
mudah pula terkhianat

Cimanggu, Sukabumi, 1 Nopember 2010, 12.41

Angin Dingin


oleh Khayrurrijal

Angin dingin mengisutkan makhluk
Tertidur menggigil menuju akhir buruk
Sebut banyak-banyak nama Tuhan
Hangat jiwa
hangat jagat raya

Cimanggu, Sukabumi, 15 Desember 2010, 05.21 WIB

Arti Guratan


oleh Khayrurrijal

coba mengerti arti guratan, garis
Melengkung, lurus, tekstur
Cermin rasa penulis

Sapuan pena
tebal dan rapih gambarkan berat rasa
Selimut tipis arsiran pensil
menambah kelabu
dan bayang-bayang


Cimanggu, Sukabumi, 24 Desember 2010, 10.25 WIB

Awal Bunuh Diri


oleh Khayrurrijal

Menggubah alam lewat langkah dan kata
Selaras atau binasa
ubah letak sejati
Awal bunuh diri

Cimanggu, Sukabumi, 9 Februari 2011, 19.59

Badai T'lah Berlalu

Panas terik uji bumi
antar air menuju langit tinggi
kelam mengumpul
Badai pun menghampiri

Air langit mengucur sujud ke bumi
Lalu langit cerah
Bintang dan mentari mengisi kelapangan samawi
Terdengar angin berbisik,
“badai telah berlalu…”

Bangkit


oleh Khayrurrijal

Di udara dingin pagi ini
Ku diuji tuk bangkit berdiri
Mengucap puji segala puji
Sembari rendahkan hati

Cimanggu, Sukabumi, 13 Desember 2010, 05.26 WIB

Basuh Kesedihan


oleh Khayrurrijal

Basuh kesedihan dengan tatap kebaikan
Dari diri dan anugerah ar-Rahman
sungguh hadiah kesadaran
Tandanya kesempatan

Cimanggu, Sukabumi, 12 Oktober 2010, 05.03

Bau Busuk


oleh Khayrurrijal

Udaraku kini tercemar
Bau busuk ucapan insan
Keringat batin membasahi jalan-jalan umum
Ingin hati menutup indera
Tapi sadar jika maut akan mendera

Cimanggu, Sukabumi, 4 Mei 20911, 13.22.

Bau Mati


oleh Khayrurrijal

Kucium bau mati
yang mati bisa hidup kembali
Atau malah semakin mati
Aku tak tahu...

Kupergi ke laut,
ia mati
Kupergi ke hutan dan gunung,
mereka mati
Binatang mati
Benda mati,
lebih mati

Insan ternyata mati
Bau dan semakin bau
Kulihat cermin diri di sebuah kaca jendela pecah:
Aku mati

Cimanggu, Sukabumi, 24 Desember 2010, 07.55 WIB

Begitu Pun Bahagia


oleh Khayrurrijal

Ku kembali diajar kata
Binasa ditempuh dalam satu langkah
Begitu pun bahagia

Cimanggu, Sukabumi, 30 Januari 2011, 19.22

Belajar Menulis


oleh Khayrurrijal

Belajar menulis sungguh menegangkan
rasa berpetualang
kadang sepi mencekam
ditemani riuh rendah berdesakan

kabandungan, sukabumi, 28 September 2010, 10.45 WIB

Kamis, 03 Oktober 2013

Berbagi kata


oleh Khayrurrijal

berbagi kata yang kupunya
tak seperti harta benda
kata mengganda dan mendalam
tak hilang dan binasa

kabandungan, sukabumi, 29 September 2010, 05.49 WIB

Berhenti Sejenak


oleh Khayrurrijal

Berhenti sejenak
Bersihkan cermin hati
Kau 'kan mengerti
mulailah berarti

Cimanggu, Sukabumi, 9 Februari 2011, 07.22

Berhibur Dangkal


oleh Khayrurrijal

Berhibur dangkal tanpa henti
Lelah, terkuras semua energi
Insyaf diri,
saat menjelang mati

Cimanggu, Sukabumi, 06 Januari 2011, 17.01 WIB

Berkata Tanpa Suara


oleh Khayrurrijal

Berkata tanpa suara
Makna dilirik mata jiwa
Kepahaman ditandai anggukan sempurna
mengalirkan daya cipta tiada terduga

Cimanggu, Sukabumi, 11 Desember 2010, 19.59 WIB

Berpuisi


oleh Khayrurrijal

Berpuisi sampaikan pesan berkesan
Baik, benar, indah
Hati pun berkenan

Bentuk jadi pilihan
berderajat kandungan
Menangkap kesan atau mencerahkan
Mengungkap amanat tersurat-sirat
dalam jiwa insan



Ragunan, 12 Desember 2010, 12.57 WIB

Bersilat kata


oleh Khayrurrijal

Bersilat kata membela makna
merunduk di jiwa
jika ada menang dan kalah
jiwa congkak t'lah kalah
meski tanpa kata

kabandungan, sukabumi, 28 September 2010, 09.28 WIB

Bersyair bersama Sirr


oleh Khayrurrijal

bersyair bersama sirr
Berkata benar indah dari balik tabir
Tersembunyi tapi terdengar
Tiada terpegang layaknya angin semilir

Cimanggu, Sukabumi, 11 Desember 2010, 20.03 WIB

Bersyukur


oleh Khayrurrijal

Bersyukur adalah puji
Menyebut kebaikan sang pemberi
Bersyukur adalah menerima
Rendah hati dan sadar diri mengguna dalam tugas suci
Bersyukur adalah memberi
Mengembalikan dan mendapatkan kebaikan yang berlipat
Bersyukur adalah ucap gembira para penghuni syurga
Bersyukur melipatkan bahagia meski sedikit yang dipunya
Bersyukurlah...

Cimanggu, Sukabumi, 14 Mei 2011, 18.18 WIB

Bertemu Dengannya


oleh Khayrurrijal

Raga bergetar dan menggelenyar
Makna yang hadir buat bahagia dalam memilih kata
Masuk dalam perbendaharaan
Memilih pasangan

Saat makna dan kata bersepadu
rasa gelenyar makin menggelora
buatku menutup-buka mata
dan mengatur hela dada

Makna kadang malu dan tiada hendak berada
kusampaikan dalam hembusan panjang
Yang dimengerti
oleh mereka yang pernah bertemu

Cimanggu, Sukabumi, 24 Desember 2010, 06.39 WIB

Bertemu Sejati


oleh Khayrurrijal

sejati tak mudah ditemui
saat tirai menghalangi
sejati kan ditemui
jika mati...

Kabandungan, Sukabumi, 30 September 2010, 17.31

Bertutur Jujur


oleh Khayrurrijal

Bertutur jujur adalah manjur
Bagi kelam hati yang hancur
Karat dibersihkan dan pecahan pun akur
Diakhiri sujud bersyukur

Cimanggu, Sukabumi, 11 Desember 2010, 19.58 WIB

Biru


oleh Khayrurrijal

Menengadah ke lelangitan kelam
Terang bintang dan bulan ditemani arakan awan
Cerah nampak,
usai hujan

Tatkala mata kembali tak terpejam
Kelam t'lah diganti biru
Warna dambaan awal hari
Tak muluk-muluk,
biru untuk hari baru

Kelam tiada abadi
Hanya yang berpaling dari cahaya
merasa gelap
Kelam akan berganti,
Asalkan insan tak lupa membuka mata
Semoga...

Cimanggu, Sukabumi, 24 Desember 2010, 06.50 WIB

Bumiku


oleh Khayrurrijal

Bumiku...
Ku dilahirkan di permukaanmu
Tanahmu ingatkan asalku
tuk beberapa masa
ku berjalan menyusurimu
Hingga ku kembali ke pangkuanmu

Cimanggu, Sukabumi, 09 Oktober 2010, 15.43

Bunga Kata Abadi


Oleh Khayrurrijal

Kekuatan kata diambil dari nyata
kelemahannya berasal dari tipudaya
waspada akan kata yang berbunga binasa
kata sejati berbunga abadi

kabandungan, sukabumi, 28 September 2010, 09.32 WIB

Cahaya


oleh Khayrurrijal

Kubuka mata di awal hari
Gelap,
hanya tersemburat cahaya mentari dari negri sana
Cahaya kan hadir segera
Memandu mata tuk mulai berkelana

Cimanggu, Sukabumi, 9 Februari 2011, 05.15

Cerita Berulang Kali


oleh Khayrurrijal

Menempuh jalan mendaki
Terasa sangat berat
Jalan dan terjatuh menjadi cerita berulang kali
Menang atau kalah,
dari nafsu keji

Cimanggu, Sukabumi, 31 Oktober 2010, 05.33

Daya Tarik Nafsu


oleh Khayrurrijal

Daya tarik nafsu sungguh kuat
yang dekat jadi tawaran memikat
yang jauh untuk yang dekat
Lalu merugi tiada tara

Cimanggu, Sukabumi, 20 oktober 2010, 15.48

Demi Cinta

oleh Khayrurrijal

Demi cinta,
yang hadirkan aku di dunia
selain aku, dia

demi cinta,
yang hadirkan karya cipta
indahkan jiwa

jika aku menjelma karna cinta
sungguhku bahagia
jika aku binasa karna cinta
itu pun tak mengapa

demi cinta,
yang hadirkan kata
ataupun diam seribu bahasa

jika kau mencinta
tiada lagi kita
hanya ada esa

demi cinta,
sesungguhnya insan itu menderita
kecuali mereka yang rela
ada, hadir, kembali...
karna cinta

Dibuat Mati


oleh Khayrurrijal

Menulis puisi
kualami hampir mati
Menahan napas di setiap kata
Menghela di saat tertuang
Indah...

Menikmati setiap saat berpuisi
Dalam aksara kutitipkan rasa bergelora
Atau dingin tak terkata
Dalam suara kubulatkan ujaran
atau berbisik kecil tentang kebenaran hati
Indah...

Menciptanya hadirkan sebuah perjalanan ke tempat abadi
Terus dan terus ingin kuulangi lagi
Hingga aku dibuat mati
Indah...

Cimanggu, Sukabumi, 24 Desember 2010, 06.31 WIB

Dingin Tanpa Gigil


oleh Khayrurrijal

Dingin hadir di hadapan
Bertanya aku, ada apa?
Diutus menyejukkan kulit
Bangkitkan bulu roma

Ingatku pada menggigil
Bergetar karna dingin begitu merasuki
Napas keluar tak beraturan

Hati berujar lembut
Terima sajalah tapi bukan dikuasai
Tersenyumlah saja tapi bukan tanda gembira

Kendali jadi kunci
Memegang dingin tanpa gigil
Layaknya menerima api tanpa bakar

Cimanggu, Sukabumi, 4 Maret 2011, 05.27 WIB

Diri yang Sumbang


oleh Khayrurrijal

Memerdukan suara menipu diri yang sumbang
Tak ayal telinga menikmati
namun hati gelisah bercabang
Mencari indahnya hidup
Namun jiwa sudah mati berkubang

Cimanggu, Sukabumi, 11 Desember 2010, 06.09 WIB

Emas Dibuang Percuma


oleh Khayrurrijal

Aku tak tahu apa yang dipikir penyair lama
Bingung menilai harga
Kacau menghinggap semesta
Besi dan tembaga dipuja,
emas dibuang percuma

20 Desember 2010, 11.42 WIB

Embanan Misi


oleh Khayrurrijal

Panas menyertai cahaya
Memutihkan mata lalu membakarnya
Insan yang kenali batas
'kan sadar embanan misi

Cimanggu, Sukabumi, 12 Oktober 2010, 11.44

Gelap Mata


oleh Khayrurrijal

Gelap mata tanpa cahaya
Mencari arah tanpa pasti
Tersesat tanpa sadar
Selamanya bimbang

Cimanggu, Sukabumi, 11 Oktober 2010, 19.40

Hadiah dari Surga


oleh Khayrurrijal

Menggapai kata dalam benak
seraya berharap menulis kan tetap berjalan
sungguh sulit terasa membebani pelupuk mata,
hingga ajak 'tuk tertidur saja
meski juga mudah,
laksana diberi hadiah dari surga

kabandungan, sukabumi, 27 September 2010, 20.34 WIB

Hadiah


oleh Khayrurrijal

'tuk berikan sesuatu
Ku tata raga dan hati
'tuk hadiahkan sesuatu
Ku bersabar dalam sunyi
dan bersyukur atas yang diberi

Cimanggu, Sukabumi, 30 Januari 2011, 19.13

Hampa


oleh Khayrurrijal

Hampa..
tatkala yang dituju tiada sampai jua
Layak bertepuk sebelah tangan
Rindu..
Rindukan suara tangan pasangannya

Hampa..
tatkala tiada memandang apa pun jua
bahkan ruang kosong pun tiada

Hampa..
tatkala suara tanpa telinga
Keras atau lembut,
tiada

Hampa..
jika pemberian, tiada yang menerima
jika tugas tiada tertunaikan

Hampa..

Tangerang, 03 Oktober 2010, 19.39

Harapan Pertemuan


oleh Khayrurrijal

Aku ingin menulis harapan pertemuan
Namun ku takut belum pantas bertemuan
Masih kotor di sana sini
Semoga ia beri pemaafan



Cimanggu, Sukabumi, 15 Desember 2010, 19.11 WIB

Harga Diri

Harga Diri
oleh Khayrurrijal

Bertumpuk beban pada harga diri
Karna diri tak jujur menila-i
Apakah diri yang menyebabi
Atau hilang ikhlas hati

Cimanggu, Sukabumi, 10 Desember 2010, 17.44 WIB

Hidup Rekaan


oleh Khayrurrijal

Berbohong tutupi kenyataan
Mencipta alam sendiri
Menghidupi hidup rekaan
Bahagia pun hanya bayangan

Cimanggu, Sukabumi, 20 Desember 2010, 19.43 WIB

Hiruplah Kata


oleh Khayrurrijal

Hiruplah kata pembangun di awal hari
Hembuslah kata istirahat di akhir hari
indah kan di jalani
buruk pun semoga tertangani

kabandungan, sukabumi, 28 September 2010, 06.53 WIB

Hujan


oleh Khayrurrijal

Hujan...
Engkau sang utusan
Yang datang lalu dikembalikan
Jika hadir penerima,
kesuburan kan datang
Jika kau disia-siakan,
bersiaplah datang kehancuran

Cimanggu, Sukabumi, 09 Januari 2011, 16.21 WIB

Iblis Tertawa


oleh Khayrurrijal

Kudengar iblis tertawa
tatkala insan berbuat salah
Bergemuruh dan mengejek wajah pendosa
iblis murka dan muram durja
Saat insan tertunduk di pintu Tuhan
memohon ampun dosa

Cimanggu, Sukabumi, 1 Nopember 2010, 12.49

Ikatan


oleh Khayrurrijal

Ikatan adalah janji
Berusaha mendalami
Pun menjaga agar abadi
Uji kan menghampiri
Masa yang kita jalani
'Kan buat pandai dalam menila-i karunia ini

Cimanggu, Sukabumi, 10 Mei 2011, 10.06 WIB

Ilmu Sejati


oleh Khayrurrijal

Ilmu sejati diberi karna diri setia
berpegang pada hakikat mulia
ia terhapus jika diri mendusta
Janji azali dikhianati di dunia

Cimanggu, Sukabumi, 20 oktober 2010, 13.26

Ingatku


oleh Khayrurrijal

Ingatku kusuarakan,
udara binasa
kutulis,
kertas terbakar
kuragakan,
alam bergetar
kupendam dalam hati,
ku menjadi cahaya

Cimanggu, Sukabumi, 22 Desember 2010, 16.56 WIB

Insan Berbisik


oleh Khayrurrijal

Insan berbisik menggumamkan penentangan
Takut terungkap karna hukuman
Terpaksa patuh,
karena pentungan

Cimanggu, Sukabumi, 5 Nopember 2010, 12.17

Insan dan Kesembuhan


oleh Khayrurrijal

Saat insan disembuhkan
Jerit sakit bersahutan
Marah kesal bersahutan

Wajar bila hindari sakit
hadapi dan maafkan
'tuk temui kebahagiaan

Cimanggu, Kabandungan, 4 Nopember 2010, 07.28

Insan Teragung


oleh Khayrurrijal

Membayang diri di dekat insan teragung
terpesona mata dan jiwa, tergabung
Jiwa tergerak mengucap asma agung
Tetes air mata pun tak lagi tertanggung

Cimanggu, Sukabumi, 19 Oktober 2010, 19.40

Jalanku Masih Lambat


oleh Khayrurrijal

Menulisku layaknya premis tersurat
Nampak kaku tiada nikmat
Inginku guna imaji luar layak cepat merambat
Jalanku masih lambat dan perlu rahmat

Cimanggu, Sukabumi, 11 Desember 2010, 20.17 WIB

Jauh


oleh Khayrurrijal

Aku berjalan menjauhimu
Berusaha berpaling dari wajahmu
Kaki dilangkah maju

Perjalanan begitu jauh
Mendaki dan juga terjatuh
Hidup dan juga terbunuh
Ku harus ingat selalu untuk angkat sauh

Cimanggu, Sukabumi, 11 Nopember 2010, 10.27

Jiwa Mengangkasa


oleh Khayrurrijal

Meregangkan diri yang lama tak bergerak
Sakit, wajar terasa
sementara
Jiwa membesar, jiwa mengangkasa

Cimanggu, Sukabumi, 15 Oktober 2010, 07.22

Kadar


oleh Khayrurrijal

Silau kata pada mata
Maka tiada terbaca
Keras kata pada telinga
maka tiada terdengar

Menulis agar terbaca
Berbicara agar terdengar
tanpa kadar bicara
tanpa kadar pembaca
hanya akan membuat hampa jiwa
hampa, hampa di dunia

Kabandungan, Sukabumi, 01 Oktober 2010, 12.49

Kala Bebas


oleh Khayrurrijal

Kala bebas begitu diucap lepas
Suara tertindas pun menghambur ke ruang luas
mereka mungkin juga insyaf
Bebas pun,
bagi para penindas

20 Desember 2010, 11.29 WIB

'Kan Tiba Saatnya


oleh Khayrurrijal

Menindak masalah dengan bijaksana
'kan timbulkan salah paham
oleh pandangan tak seksama
Tekun dan sabar
Meski umat teriak di sini dan di sana
Tenangkan diri akan tiba bagi kita,
saatnya

Cimanggu, Sukabumi, 10 Desember 2010, 17.49 WIB

Kata Bertuah


oleh Khayrurrijal

Mengungkap jiwa dengan isyarat kata berserah
Kata indah menjadi pilihan bertuah
Mengalirkan keindahan layaknya anugrah
Menghaluskan kata,
halus jasad dan ruhaniah

Cimanggu, Sukabumi, 19 Oktober 2010, 14.00

Kata dan Tanda


oleh Khayrurrijal

Kata ialah tanda
Bagi objek dunia dan jiwa

Kata yang menjiwa
Lalu meresap menjadi rasa
Paham pun menggugah lahirnya derma

Ini pun menjadi berpahala
Atau membuat binasa
Meskipun,
Baru berkata-kata


Kata Tersembunyi


oleh Khayrurrijal

mencari kata tersembunyi
ke dalam ruang-ruang rahasia
penuh penyingkapan tak terduga
buat sedih..
atau bahkan bahgia seketika

kabandungan, sukabumi, 28 September 2010, 09.08 WIB

Kata yang Bersujud


oleh Khayrurrijal

kusaksikan kata bersujud
tenggelam dalam celupan kesejatian
raga beraneka
namun jiwa pasrah kepada Pencipta

kabandungan, sukabumi, 28 September 2010, 12.11 WIB

Keindahan Alam Makna


oleh Khayrurrijal

Memulai kedekatan dengan keindahan alam makna
Membuka pintunya,
pelan-pelan terpesona
Sejuk mata memandang kebaikan dan kebenaran yang nyata

Cimanggu, Sukabumi, 8 Februari 2011, 19.10

Kelahiran Kata


oleh Khayrurrijal

Menunggu kelahiran kata
rasa khawatir menjelma
akankah sehat,
atau sakit
bahkan mati sebelum dipahami?
kuharap,
dia tidak kembali secepat itu, semoga.

Kabandungan, Sukabumi, 26 September 2010, 18.12