SELAMAT DATANG, WAHAI INSAN YANG DIMULIAKAN TUHAN

Muliakan dirimu
Kar'na Tuhan t'lah memuliakanmu
Muliakan Tuhan
Kau 'kan temui kesejatian

usai itu usia tak sia-sia
layaknya sa'i, lalu bersua
lalu Ia titipkan pesan dalam jiwa:
"Kembalilah kau ke dunia..."

Sabtu, 24 Agustus 2013

Orkestra Kesedihan


oleh Khayrurrijal

Terpelanting dari langit
Menghempas bawah bumi
yang sudah lama ditinggalkan
Terdengar suara mengaduh
melengking bulat
Menyimfoni alam dalam orkestra kesedihan

Penghuni jagat bertanya gusar
Empati pada kesedihan insan
Menyimak setia
Menyampaikan salam duka cita
dan doa

Dalam tunduk, aku mengucap jujur
Rasa terbakar amarah
membakar semesta
Biar tiada yang tersisa

Salahku adalah kayu bakar
Tungku benci menyala
Menyulut permusuhan
Melumat kebaikan

Kebakaran hebat kurasakan
Air mata menguap
Senyum jahat terseringai
Iblis di ujung sana,
mengajak turut serta
Mencipta neraka di dunia

Ruhku melesat dipanggil keharibaan
Mendapatkan pendidikan kesaktian
Menundukkan apiku,
api semesta

Kesalahan insan sulit kuhitung
Menyembunyi rahasia,
menampak beda
Perlu pemaafan
Atau menempuhi kesedihan abadi

Kuperlu luas cakrawala
Jiwa yang menyamudra
Kedua mata yang terbuka
Begitu pula telinga

Dalam perjalanan kembali
Ku meminjam maaf dari Tuhan
Terasa tetes air mataku tak lagi terbakar

Sayup-sayup terdengar titah Tuhan
"Dinginlah wahai api..."
Ku diselamatkan

Cimanggu, Sukabumi, 27 Februari 2011, 06.20 WIB

Tidak ada komentar:

Comments system

Disqus Shortname