SELAMAT DATANG, WAHAI INSAN YANG DIMULIAKAN TUHAN
Muliakan dirimu
Kar'na Tuhan t'lah memuliakanmu
Muliakan Tuhan
Kau 'kan temui kesejatian
usai itu usia tak sia-sia
layaknya sa'i, lalu bersua
lalu Ia titipkan pesan dalam jiwa:
"Kembalilah kau ke dunia..."
Kar'na Tuhan t'lah memuliakanmu
Muliakan Tuhan
Kau 'kan temui kesejatian
usai itu usia tak sia-sia
layaknya sa'i, lalu bersua
lalu Ia titipkan pesan dalam jiwa:
"Kembalilah kau ke dunia..."
Sabtu, 24 Agustus 2013
Perang Kekuatan
oleh Khayrurrijal
Mengurai kisah semua negeri
Masa lalu, kini, dan nanti
Memandang lewat rangka kekuatan diri
Mengujar harap bertemu sejati
Kuasa menggila dalam hati
Meledak dalam tawa sadis
Menginjak semua kepala
Menengadah wajah ke angkasa
Cinta harta menggurita
Mengikat indera dan jiwa
Menempuh perjalanan luar binasa
Demi impian membeli alam semesta
Kebohongan dan manipulasi disebarkan lewat media
Mengumpulkan kesepakatan lewat diam, tertawa, dan air mata
Menanam kebiasaan lewat tindak menanduk dan menyerobot
Mencuri atas dasar hukum dan budaya
Semua kekuatan berseru dalam nada tinggi
Suaranya memekak telinga hingga ke ketiadaan
Lalu senyap
Lalu kalap
Lalu gelap
Lalu senyap
Lalu berharap
Lalu harap menuai putus asa
Sebab gelap tak kunjung usai
Ketika petir menyambar
Semua berkelahi sekuat tenaga
Detik demi detik bergulir
Kekuatan demi kekuatan dipergilirkan kemenangan
Setiap detik itu pula, setiap kekuatan bertanya
Lalu tiada jawaban, hanya hampa
Setiap detik itu pula, setiap kekuatan menjadi lemah
Berjalan tanpa henti, menggerutu dan caci
Melirik ke kanan dan kiri, lalu bertanya:
Mau ke mana ini?
Setiap kekuatan meminta arah
Tanya pada angin
Tanya pada air
Tanya pada api
Tanya pada bumi
Tanya pada semesta
Mereka memberi jawaban
Tak terdengar
Tak terlihat
Tak teraba
Tak tercecap
Tak terbau
Harta tak berguna
Makan tak selera
Kuasa ditinggal begitu saja
Berpikir untuk meninggalkan dunia
Kekuatan berpikir:
Jika tiada arah, untuk apa melangkah?
Jika tiada tujuan, untuk apa melaju?
Dimanakah arah?
Semua kekuatan saling pandang
Dalam ke-fana-an hadirlah kesadaran
Kekuatan hanya bagian
Kekuatan hanya dukungan
Berjalan ke depan untuk kembali
Menapaki tanda-tanda yang dikenali sejak azali
Oleh mereka yang membawa cahaya
Menyingkap kesejatian di sepanjang jalan
Setiap kekuatan memiliki peran
Peran kebaikan atau kehancuran
Cahayalah yang utama dalam hadapi kegelapan
Kau kenali mereka dengan merenung diri
Gombak, Sabtu, 14 April 2012, 18.32
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar