Dulu aku seperti kura-kura
Berjalan lambat dan membuat kecewa
Seringkali masuk ke dalam cangkang karna ingat salah jiwa
Tak dapat diraih oleh siapa pun jua
Alamku pun berubah saat bertemu cinta
Aku percaya dan cangkangku pun binasa
Aku pun terbuka bagi cinta
Namun meski tlah terbuka
Aku tetap tersembunyi kepada mata biasa
Ku pun hanya menjelma layaknya purnama kepada insan di alam dunia
Hingga suatu saat nanti ku akan tampakkan diri
Layaknya mentari yang membakar alam hingga mati
Lalu langit dan bumi pun diganti
Di saat itu bahkan aku pun tak dapat palingkan diri
Bertemu dengan keindahan sejati
Aku akan memandang hingga tiada kata nanti
Tidak ada komentar:
Posting Komentar